Syekh Mahdali (Sehe Boe) adalah keturunan dari Syekh Abdul Karim dari Timur tengah dan istrinya seorang bangsawan Dompu. Beliau adalah cucu dari Ulama terkenal asal Nusantara yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram, yakni Syaikh Abdul Ghani Al-Bimawi Al-Jawi.
Di Dompu, keturunan Abdul Karim sangat dihormati. Mereka dipanggil Ruma Sehe. Ruma adalah sebuah kata bermakna plural yang dapat berarti pemilik (owner), Tuhan (God), atau tuan (mister). Sedangkan Sehe adalah kata serapan dari kata dalam Bahasa Arab, Syaikh yang bermakna kakek atau orang yang sudah tua. Di dalam khasanah Islam kata Syaikh kemudian menjadi gelar bagi seorang ulama yang sangat tinggi ilmu agamanya. Ruma Sehe dapat berarti Tuan Syekh atau Gusti Syekh. Ruma adalah sebutan bagi para Raja di Dompu dan keturunannya. Setara dengan sebutan Gusti bagi raja di Jawa. Sedangkan Syaikh Abdul Ghani adalah keturunan dari Abdul karim dengan seorang puteri Sultan Dompu.
Syekh Abdul Karim menurunkan Syaikh Abdul Ghani. Ia memiliki seorang anak di Dompu bernama Syaikh Mansyur. Beliaulah yang menggantikan Syaikh Abdul Ghani menjadi Qadhi Kesultanan Dompu dan mewarisi 57 petak sawah di So Ja’do. Di tempat tersebutlah Syaikh Mansyur menetap dan menjadikannya sebagai pusat dakwah. Oleh karena itu beliau lebih dikenal dengan nama Sehe Ja’do. So berarti padang atau areal. Ja’do adalah nama sebuah areal pertanian yang terdiri atas areal bukit dan persawahan yang sangat subur dengan irigasi yang memadai. Saat ini So Ja’do masuk dalam wilayah Kelurahan Bali Satu. Terletak di sebelah utara jalan lintas luar Dompu dari pom bensin Karijawa sampai cabang Sawete.
Syaikh Muhammad dan Syaikh Mahdali (Sehe Boe) adalah dua orang anak dari Syaikh Mansyur sekaligus cucu dari Syaikh Abdul Ghani Al-Bimawi. Syaikh Mahdali atau di Dompu lebih akrab dipanggil Sehe Boe sempat menjadi Qadhi Kesultanan Dompu di masa-masa akhir Kesultanan Dompu. Setelah Kesultanan Dihapuskan, beliau menghabiskan sisa-sisa umurnya dengan mendekatkan diri pada Allah di tempat tinggalnya Kampo Lapadi (sekarang Desa Lepadi) sampai beliau berpulang ke hadirat Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar